AJAIBNYA.COM - Inilah makam prabu siliwangi, pembahasan tentang aneka hal yang erat kaitannya dengan makam prabu siliwangi serta keajaiban-keajaiban dunia lainnya.

Temukan sejumlah artikel penting tentang makam prabu siliwangi berikut ini dan pilih yang terbaik untuk Anda.

…Runting Konon, Keris Naga Runting merupakan salah satu senjata Prabu Siliwangi, Keris Naga Runting terbuat dari bilahan paku emas yang ditempa sepipih mungkin dan dirajah dengan dengan pahatan kepala serta…

…mataku ini. Dulu-dulu aku beri hati, tapi balasannya seperti kenyung buntut. Sunan Kalijaga: apabila prabu tidak bersedia mengikuti saranku lebih baik bunuh saja hamba. Prabu Brawijaya: Sahid duduklah dulu kupikir…

…di sekeliling kerajaan dan desa-desa untuk rakyatnya.Astana Gede Kawali dijadikan sebagai pusat pemerintahan yaitu pada masa pemerintahan: Prabu Ajiguna Linggawisesa, Prabu Ragamulya, Prabu Linggabuana, Rahyang Niskala Wastukancana dan Dewa Niskala….

…di hati sang prabu, maka tibalah saatnya bagi sang prabu untuk menjatuhkan pilihannya kepada putri yang beruntung tersebut. Sudah sekian banyak juru gambar yang kembali membawa lukisannya, namun sang prabu

…Raja Kutatanggeuhan bernama Prabu Suwartalaya dan permaisurinya bernama Ratu Purbamanah. Sayang sekali karena Prabu dan Ratu belum dikaruniai keturunan sehingga mereka selalu merasa kesepian. Rakyat pun sangat mengkhawatirkan keadaan ini,…

…satu makam yang sedikit memberikan gambaran mengenai keberadaan makam dari sepasang nisan makam tersebut. Dijelaskan Ali Akbar, bahwa bila dilihat dari bentuk makamnya, itu adalah makam Islam. Satu nisan bertuliskan…

Demikianlah beberapa ulasan tentang makam prabu siliwangi. Jika Anda merasa belum jelas, bisa juga langsung mengajukan pertanyaan kepada kami.

TOPIK MENARIK LAINNYA

teks monolog, ciri keturunan sunan kudus, kuburan prabu siliwangi, makam prabu siliwangi, cara meramal calon kepala desa, syahadat kian santang, wanita pendamping satrio piningit, cara meramal pemilihan kepala desa, primbon jawa pemilihan kepala desa, primbon perkutut keruk bumi